sejarah
Hari ini Kamis tanggal 23 November: pada tahun 1616 John Wallis, matematikawan Inggris lahir dan th. 1945 Laskar Hizbullah diresmikan di Pd. Panjang.
HALAMAN UTAMA
HUBUNGI KAMI
ENGLISH VERS.
MINANG KABAU
BUKU TAMU
BAGALANGGANG
BANGUN NAGARI
  • Lhk Tnh Data[16-76]
  • Lhk Agam[4-73]
  • Lhk 50 Koto[9-76]
  • Pasaman[0-30]
  • Pasaman Brt[2-19]
  • Pesisir Sltn[0-36]
  • Sijunjuang[1-45]
  • Dharmasraya[0-21]
  • Solok[0-75]
  • Solok Selatan[0-13]
  • Pdg Pariaman[0-46]
  • Kt Bukit Tinggi[0-5]
  • Kt Padang[0-22]
  • Kt Pdg Panjang[0-4]
  • Kt Payakumbuh[0-7]
  • Kt Pariaman[0-9]
  • Kt Swh Lunto[0-14]
  • Kt Solok[0-1]
  • Surat Gubernur
  • PESAN ADMIN
    1. Untuk menindaklanjuti surat Gubernur kepada Rektor Perguruan Tinggi ttg. pembangunan nagari-nagari saiber, dan sesuai dengan kesepakatan masyarakat SB untuk 'Baliak ba nagari, kambali ba Surau' maka kini saatnya Generasi Muda mengambil peran

    2. Webmaster-Admin (73 th.) bersedia memberi petunjuk gratis cara pembuatan situs semacam itu kepada anak-kemenakan/mahasiswa.

    2. Praktekkan ilmu yang telah Anda pelajari di sekolah-sekolah khususnya ilmu Komputer/komunikasi

    3. Waktu bagi anak-anak muda, tak boleh dibuang percuma hanya karena 'sedang gilo maliek baruak barayun' di panggung-panggung hiburan, di televisi dan di mal-mal.

  • Calon Promotor
  • Masalah Besar I
  • Masalah Besar II
  • Malu indak dibagi
  • Asalnya Masalah
  • Agenda Kita
  • Nan Berprestasi

  • Batuka pandapek dgn urang nan didahulukan salangkah, ditinggikan sarantiang:

  • Gubernur SB: Waktu dalam konfirmasi !

  • L.K.A.A.M - S.B
    Minggu pertama, malam pk. 20.00 - 22.00 setiap bulan atau konfirmasi ke: 0812 661 6986

  • Ketua DPRD Sumbar: Waktu dlm konfirmasi !
  • Bakirim email unt. Mamak:
  • di LKAAM
  • di DPRD
  • di DPD

  • GURITIAK dari PALANTA MAK SATI
  • PRRI di Nagari Sulik Aie - 995877
  • Tiga Peristiwa Tragis di nagari Batipuah - 1054134
  • PRRI di nagari Tabek Sw. Tangah - 1064864
  • Para pemuda Talang dilepas menuju front Juang - 1125714
  • Tugu untuk mengingat PRRI di nagari Muaro Paneh - 1302797
  • 17 orang pemuda Sitalang berangkat ke Silapiang menjadi pejuang PRRI - 1526791
  • Nagari sebagai Unit Kesatuan Keamanan dan Pertahanan - 1429805
  • Nagari sebagai Unit Kesatuan Ekonomi - 1437111
  • P.R.R.I di nagari Rao Rao: Pendidikan di saat perang - 1559137
  • PRRI dalam Pergolakan Daerah th. 1950-an - 1440694
    Lihat Judul-judul Guritiak lainnya

  • Sabai & Mangkutak & JilaAtang di jaman Digital (Wisran Hadi)

  • Orang Minang
  • Paham di nan Duo
  • Cupak nan Duo
  • Alexander the Great
  • Takana jo kawan!
  • Penyumbang situs
  • Toko Buku UNP
  • Unduh yg Diperlukan

  • PRRI di Kt. Anau
  • PRRI di Simarasok
  • Menjaga M. Natsir
    di Rimba Masang
  • Telah dibaca oleh 995258 orang.
    Syair Berhaji
    Dt. Soda

    I. Permohonan maaf

    SubhanaAllah saya ucapkan
    Mahasuci Tuhan kalau diterjemahkan
    Zikir tasbih orang katakan
    Permulaan bait saya tuliskan

    Saya bukan ulama fikih
    Yang menguasai hadis sahih
    Bukan pula ilmu berlebih
    pandai berdebat, biasa berdalih

    Orang awam tak punya kuasa
    Manusia doif memikul dosa
    Aslinya kampung, penduduk kota
    Hobinya menulis, senang membaca

    Karena kekurangan kealpaan diri
    Ampun dimohon ilahi Robbi
    Maaf kepada Hajah dan Haji
    Kalau salah, tolong ditunjuki

    Bacalah syair agak lambat
    Supaya dipahami terasa nikmat
    Kalau membaca terlalu cepat
    Hanya sedikit hikmah didapat

    Agar masuk ke dalam dada
    Nasehat tak hanya di otak kepala
    Ketika syair sedang dibaca
    Pahami maksudnya memakai "rasa"

    II. Dahulu dan sekarang sama saja

    136 tahun telah berlalu
    Raden Hoesen menulis di buku
    Beraksara Arab, ejaan Melayu
    Menasehati haji tidak keliru

    Raden Hoesen orang Kerawang
    Dekat kota bernama Subang
    Tugas profesi menikahkan orang
    Banyak ilmunya tidak terbilang

    Ketika berhaji tunaikan ibadah
    Praktek agama ada yang salah
    Mungkin kekurangan juru dakwah
    Hoesen bersyair bukannya marah

    Dahulu sekarang sama saja
    Manusia alpa di mana mana
    Malas belajar penyebab utama
    Akhirnya lupa syariat agama

    Karena pelupa dan sangat rentan
    Berulang ulang manusia diingatkan
    Seperti dikutip dalam Qur’an
    Banyak ayat sifatnya teguran

    Ketika hendak tunaikan haji
    Terkadang orang tak tahu arti
    Mabit, tahalul, tawaf dan sa-i
    Perlu dijelaskan secara rinci

    Walaupun zaman telah moderen
    Negara dipimpin oleh presiden
    Banyak sekolah madrasah pesantren
    Jangan melupakan pesan pak Raden

    Pesan ditulis berbentuk syair
    Ada pula kalimat menyindir
    Berharap orang mau berpikir
    Silakan dibaca lalu ditafsir

    III. Inilah pesan Raden Hoesen th. 1875

    Rasa diri banyak berguna
    Mengerjakan haji sudah sempurna
    Anak isteri ditaroh di mana
    Tinggal di belakang terlalu lama

    Demikian lagi tiada peduli
    Pergi berhaji buta tuli
    Syaratnya tiada tahu kendali
    Pusing di jalan menjadi tuli

    Fardhu dan rukun tiada menegerti
    Bodoh dan lupa di dalam hati
    Tiada belajar mana yang musti
    Sungguh rugi terbawa mati

    Naik haji rukun kelima
    Sebelum pergi musti utama
    Jangan diingat supaya baik nama
    Hidupmu selamat selama lama

    Tiada belajar terlebih dahulu
    Sebelum pergi bodoh terlalu
    Hendak bertanya malas dan malu
    Menuruti setan dengan selalu

    IV. Cita cita naik Haji

    Ibarat hakim menjatuhkan vonis
    Pesan Hoesen sangat realis
    Lima bait, duapuluh baris
    Terbukti nyata, bukan teoritis

    Inilah kutipan bait pertama
    Rasa diri banyak berguna
    Sering Haji merasa bangga
    Menganggap pribadi telah sempurna

    Pendapat umum dalam masyarakat
    Haji dan Hajjah paham hakekat
    Orang yang tahu ilmu akhirat
    Tempat bertanya, mengakhiri debat

    Sejak Islam masuk Nusantara
    Supaya ibadah lengkap sempurna
    Walau terbatas memiliki harta
    Pergi berhaji adalah cita-cita

    Kini berhaji juga sulit
    Bukan lagi masalah duit
    Tapi kuota yang sedikit
    Pengaturan haji lebih rumit


    Kalau pembiayaannya tak jelas asal
    Seumpama hasil perbuatan kriminal
    Sumber dananya tidak halal
    Pahala haji jelas batal

    Karena dijatah dengan kuota
    Jumlah jemaah ditentukan negara
    Menunggu giliran mungkin lama
    Buatlah niat, catatkan nama

    Walau umat bertambah banyak
    Naik haji tetap serentak
    Padang Arafah bertambah sesak
    Ada calon terpaksa ditolak

    Karena panggilan nabi Ibrahim
    Meskipun diri belum alim
    Dana perjalanan juga minim
    Itulah takdir seorang Muslim

    Sering keajaiban ketika berhaji
    Tak mungkin dipikir logika ahli
    Rahasia disimpan Ilahi Robbi
    Harus dipercaya lalu diyakini

    V. Perjalanan naik Haji

    Ini perumpamaan yang sangat bagus
    Untuk jamaah yang berhati tulus
    Ibarat menaiki Unta kurus
    Ketika berhaji sedikit fulus

    Kalau kita membaca sejarah
    Untuk menuju kota Madinah
    Zaman dahulu amatlah susah
    Naik Unta ikut kafilah

    Perjalanan haji cukup jauh
    Pelayaran di laut musti di tempuh
    Naik kapal bermuatan penuh
    Bercampur ternak berpuluh puluh

    Bukannya kisah cerita lucu
    Muatan kapal zaman dahulu
    Manusia dan hewan menjadi satu
    Seperti Kambing maupun Lembu

    Banyak halangan, bermacam kesukaran
    Kafilah dihambat dalam perjalanan
    Oleh perampok tak berperikemanusiaan
    Harta dijarah habis habisan

    Walau perbekalan semua dirampas
    Oleh bandit yang sangat ganas
    Jamaah wajib tetap antusias
    Mengerjakan rukun sampai tuntas

    Karena cuaca sangat ganas
    Payung dipakai pelindung panas
    Kurang cairan badan lemas
    Bisa mati tidak bernapas

    Agar ibadah tak hanya payah
    Ketika berhaji ambillah hikmah
    Perjalanan dipahami sebagai ibadah
    Di padang Arafah sepuluh Zulhijah

    VI. Pakaian Ihram dan zikir


    Petunjuk umum ketika berihram
    Calon haji harus paham
    Kalau dilanggar terkena dam
    Sebaiknya berzikir atau diam

    Pakaian ihram rukun berhaji
    Dua lembar, empat persegi
    Tiada jahitan di pinggir tepi
    Seperti kafan di kubur mati

    Untuk direnung perlu diingat
    Kain kafan pembungkus mayat
    Warnanya putih tiada cacat
    Memiliki makna di dalam Hakekat

    Tampak putih seperti kafan
    Pinggir tepi tanpa jahitan
    Dipakai haji sesuai aturan
    Tak boleh diubah atau dipatenkan

    Saat ihram dimulai niat
    Haji Tamatuk, Kiran dan Ifrat
    Karena menyangkut masalah hakekat
    Wajib dipahami oleh jamaat

    Supaya berhaji mendapat gelar
    Saat berihram dua lembar
    Semua larangan perlu dihindar
    Lalu dijalani dengan sabar

    Ketika berhaji lakukan ibadah
    Tempat dan waktu tiada berubah
    Haji dikerjakan 9 - 10 Zulhijah
    Wajib berwukuf di padang Arafah

    Mengikuti nabi alaihi salam
    Menurut riwayat masa silam
    Menunaikan haji pakaian ihram
    Lalu berzikir siang dan malam

    Dengan perasaan kita berzikir
    Disertai lafaz gerakan bibir

    Tiada perlu olah pikir
    Konter penghitung boleh disingkir

    Petunjuk praktis untuk anak kemanakan
    Menghitung zikir yang disunatkan
    Ketika dilafaz pelan pelan
    Ruas jari boleh digunakan

    Menurut kebiasaan zaman nabi
    Zikir dihitung pakai jari
    Tiada konter keluarkan bunyi
    Orang berdoa khusuk konsentrasi

    Alat penghitung namanya konter
    Untuk mengingat benda berjejer
    Menggunakan kawat gulungan per
    Mengeluarkan bunyi seperti bergeser

    Sebaiknya awak musti paham
    Walau diri mengaku awam
    Dagangan orang macam macam
    Terkadang diberi label Islam

    Semua syariat di atas dunia
    Segala sesuatunya ada dua
    Niat disertai dengan kerja
    atau yang dikerjakan dan nan dirasa

    VII. Umroh

    Ini penjelasan saat ceramah
    Umroh dan haji waktunya terpisah
    Haji hanya di bulan Zulhijjah
    Umroh setiap waktu, bulannya terserah

    Bukan seperti orang berhaji
    Umroh ke Mekkah silih berganti
    Melakukan ibadah tidak dibatasi
    Dari Februari sampai Januari

    Umroh bertawaf keliling Kakbah
    Tak perlu berwukuf di Arafah
    Tiada kewajiban ke Muzdalifah
    Tak boleh melempar tiga jumrah

    VIII. Tawaf dan sa-i

    Karena Kakbah bersegi empat
    Terlihat sama di semua tempat
    Ada sudut sebagai isyarat
    Garis lurus dari Hajar Aswad

    Tiada dispensasi perlakuan khusus
    Tawaf dimulai di garis lurus
    Jalan keliling terus-menerus
    Tujuh kali tak boleh putus

    Bagi jemaah tua-renta
    Dahulu dibolehkan menunggang Kuda
    atau digendong oleh anaknya
    Kini gunakan kursi roda

    Saat bertawaf sambil bermohon
    Ibarat putaran sebuah elektron
    Selalu mengelilingi inti proton
    Dari Timur menuju Kulon

    Dari Utara menuju selatan
    Sambil berjalan doa dipanjatkan
    Mengitari Kakbah 7 putaran
    Melambangkan gerak roda kehidupan

    Ibadah khusus agama Islam
    Sejak Ibrahim alaihissalam
    Orang bertawaf siang dan malam
    Putaran berlawanan jarum jam

    Tiga tawaf jenis berbeda
    Tawaf Qudum ibadah biasa
    Bisa dilakukan kapan saja
    Hukumnya sunat dalam agama

    Ibarat berusaha di muka bumi
    Tergambar jelas ketika ber sa-i
    Safa Marwa pulang pergi
    Awalnya berjalan, lalu berlari

    Ibadah Haji sangat menarik
    Banyak pelajaran dapat dipetik
    Marwa Sofa bolak balik
    Boleh berdoa sambil berbisik

    Jumlahnya banyak puluhan ribu
    Bermacam bangsa beragam suku
    Ada raja disertai ratu
    Di depan Kakbah menangis tersedu

    Harus paham sejak awal
    Oleh calon yang punya akal
    Pahala haji menjadi batal
    Pebila Rafats, Fusuk dan Jidal

    Supaya berhaji tak sia sia
    Uang habis tidak percuma
    Tiga larangan ditetapkan agama
    Bukannya bid'ah mengada ada

    IX. Rafats

    Rafats artinya masalah seksual
    Suami isteri boleh halal
    Supaya berhaji tidak batal
    Ketika berihram harus ditinggal

    Termasuk rafats bercarut carut
    Kata kata porno sering disebut
    Topik diskusi di sekitar perut
    Di bawah dagu, di atas lutut

    Di bawah dagu ada dada
    Di atas lutut vital rahasia
    Bukannya objek barang niaga
    ataupun tontonan ketika pesta

    Barang jualan kaum kapitalis
    Sering dijajakan para selebritis
    Bermacam asesori berbagai jenis
    Termasuk busana sangat tipis

    Karena tiada tuntunan agama
    Tidak mengerti perbuatan dosa
    Merusak masyarakat dianggap biasa
    Dengan pertunjukan berhura hura

    Bagi manusia berpikir maju
    Urusan masyarakat dan masalah individu
    Kedua kepentingan sangatlah perlu
    Jangan dilupakan salah satu

    Busana tipis pamer aurat
    Mendorong orang berbuat maksiat
    Dosa umum kepada masyarakat
    Ketika berhaji mintalah tobat

    X. Fusuk

    Fusuk artinya tidak taat
    Menganggap enteng aturan syariat
    Mengaku Islam, jarang sholat
    Mencapai haul, malas berzakat

    Bukannya pintar atau cerdik
    Kalau dibahas sangat menarik
    Manusia fusuk atau fasik
    Dikatakan gerak, dikerjakan gerik

    Ibarat Selatan dengan Utara
    Gerak dan gerik sangat berbeda
    Lain di hati, lain di kata
    Dalam dua, tengah tiga

    Dari dahulu sampai kini
    Mengikuti sunah para nabi
    Perbuatan fusuk membatalkan haji
    Harus ditinggal wajib dihindari

    Pandangan hidup yang materialis
    Orang kaya bersikap hedonis
    Seperti kehidupan para selebritis
    Mencintai diri sangat narsis

    Inilah selebritis abal abal
    Ingin segera jadi terkenal
    Ketika bicara senang membual
    Sering gosip juga dijual

    Narsis mencintai diri sendiri
    Orang lain tidak peduli
    Suka bersolek petang dan pagi
    Dalam pergaulan minta dipuji

    Kata hedonis mempunyai makna
    Mencari kesenangan semata mata
    Banyak terjadi di kota kota
    Otak kepala diracuni ganja

    XI. Jidal

    Agar ibadah tidak batal
    Jangan lakukan perbuatan jidal
    Saling berbantah membuat soal
    Lawan bicara merasa kesal

    Ibarat kehidupan para pertapa
    Jemaah haji hidup sederhana
    Dilarang berbuat semena mena
    Jauhi debat silang sengketa

    Tidak mendengar pendapat orang
    Merasa diri tak pernah kurang
    Ketika dikritik langsung meradang
    Disertai tinju cepat melayang

    Tak mau jujur mengaku salah
    Mengerjakan Jidal berbantah bantah
    Lalu diakhiri dengan bersumpah
    Tali persaudaraan menjadi pecah

    Guna menyingkapkan berbagai misteri
    Dibentuk majelis para ahli
    Saling berbantah adu argumentasi
    Bukannya haram atau dibenci

    Supaya manusia tidak keliru
    Adu argumentasi terkadang perlu
    Membaca catatan dari buku
    Hasil pengalaman orang dahulu

    XII. Wukuf di Padang Arafah, Mina, Jumrah

    Inti berhaji, wukuf di Arafah
    Sambil duduk mendengar kotbah
    Kepada Allah harus berserah
    Minta ampun kalau bersalah

    Menurut tuntunan hadis nabi
    La rahbaniyaata fil islami
    Tiada pendeta dalam agama kami

    Setiap Muslim menjadi ahli

    Rukun Islam sebagai ibadah
    Bagi yang mampu, takut Allah
    Melaksanakan haji wukuf Arafah
    Tanggal sembilan, sepuluh Zulhijah

    Di Padang Arafah yang penuh sesak
    Banyak yang duduk, sedikit yang tegak
    Memanjatkan doa bersuara lunak
    Tidak berdemo teriak teriak

    Saat diadili di padang Mahsyar
    Di hadapan Allah yang maha besar
    Banyak manusia menjadi gentar
    Kalau di dunia kerja tak benar

    Ibarat manusia sedang berhaji
    Di padang Mahsyar ruh berkumpul kembali
    Dengan tubuh kekal abadi
    Menemui Allah tuhan hakiki

    XIII. Mabit di Muzdalifah

    Bukan rekayasa atau tipuan
    Dalam foto tampak kelihatan
    Banyak jenis makhluk Tuhan
    Ada yang bulat bentuk lingkaran

    Makhluk Allah bermacam jenis
    Kalau diteliti tak akan finis
    Ada yang Nyata bisa dilukis
    Banyak Gaib berlapis lapis

    Bacalah doa dengan cara beradab
    Bahasa Ibu atau bahasa Arab
    Insyaallah Tuhan akan menjawab
    Muzdalifah tempat yang mustajab

    Mengambil kerikil untuk persiapan
    Jumarat yang dilempar perlambang Setan
    Batu dilontar gunakan Tangan
    Haram ditembak pakai Senapan

    Melempar Jamarat di daerah Mina
    Perlambang Setan makhluk penggoda
    Letak berderet jumlahnya tiga
    Aqobah, Wusta serta Ula

    XIV. Haji Mabrur

    Ketika berziarah selama sebulan
    Haji mabrur yang dicita citakan
    Ibadah diterima oleh Tuhan
    Sehat sejahtera jiwa dan badan

    Jiwa dan badan membentuk manusia
    Isi mengisi di atas dunia
    Kalau seimbang menjadi mulia
    Hidup tenteram, tenang bahagia

    Dosa kepada Allah akan diampuni
    Kesalahan terhadap orang, lain lagi
    Pebila ada yang pernah disakiti
    Mintalah maaf sebelum mati

    Kalau kita banyak bersyukur
    Terhadap nikmat tidak kufur
    Semua dosa menjadi lebur
    Mendapat sebutan Haji Mabrur

    XV. Penginapan dan jamban/WC

    Karena berhaji tujuannya sama
    Menjalankan perintah ajaran agama
    Semua rombongan saling menjaga
    Bantu membantu ibarat keluarga

    Rumah susun bertingkat tujuh
    Jumlah kamarnya berpuluh puluh
    Di musim haji terisi penuh
    Dari kakbah letaknya jauh

    Ibarat keluarga dalam kehidupan
    Satu kamar di tempat penginapan
    Empat pasang jumlahnya delapan
    Suami isteri tidak dipisahkan

    Ada kakek aki aki
    Statusnya duda tak punya bini
    Janda tua tiada laki
    Semua kebutuhan diurus sendiri

    Suasana berbeda dengan di dusun
    Kini menginap di rumah susun
    Mengunakan lift naik dan turun
    Lanjut usia perlu dituntun

    Ingat keadaan sebagai musafir
    Ibarat kafilah di padang pasir
    Ketika mandi harus bergilir
    Tiada ember penampung air

    Baik petang maupun pagi
    Agar bergantian ke kamar mandi
    Kalau ramai harus antri
    Supaya mabrur menjadi haji

    Waktu bermukim di kota Mekkah
    Sambil menunggu Hari Arafah
    Boleh mengerjakan ibadah sunnah
    Ke Mesjid Haram solat berjemaah

    Naik kenderaan atau jalan kaki
    Ke Mesjid Haram setiap hari
    Ucapkan doa ketika pergi
    Kalimat talbiyah tuntunan Nabi

    Ucapkan keras atau berbisik
    Kalimat talbiyah yang terbaik
    Untuk dilafazkan kepada sang Kholik
    Labbaik allohuma labbaik

    Ibadah haji adalah latihan
    ketika berpulang menghadap Tuhan
    Urusan Dunia telah ditinggalkan
    Kampung halaman sebaiknya dilupakan

    Godaan Setan wajib dihindar
    Mintalah ampun terus istigfar
    Kalau berchatting tiap sebentar
    Konsentrasi ibadah menjadi buyar

    Membutuhkan biaya berjuta juta
    Umroh dan Haji bukanlah wisata
    Agar ibadah tak sia sia
    Adab dan Etika wajib dijaga

    Untuk jamaah calon Haji
    Tak perlu ber Hape sepanjang hari
    Memakai gadget masakini
    Berchatting ria dengan sanak famili

    Di kota Mekkah tanah suci
    Urusan bisnis perlu dihindari
    Semua diserahkan kepada Ilahi
    Begitulah niat orang berhaji

    XVI. Selera Makan dan Persiapan Bekal

    Kesukaan lidah berbeda beda
    Lain suku, lain selera
    Ada yang senang, manis gula
    Seperti Gudeg masakan Yogya

    Menu Arab banyak daging
    Dari Unta, Domba, dan Kambing
    Dijadikan dendeng sampai kering
    Lalu dihidangkan di atas piring

    Karena di Mekkah susah ditemukan
    Penambah nafsu selera makan
    Agar sedia untuk sebulan
    Cabe goreng dalam perbekalan

    Bumbu rendang makanan terkenal
    Pendamping nasi sebagai sambal
    Perlu ada di dalam bekal
    Kalau lupa bisa menyesal

    Jualan makanan di kaki lima
    Membuka lapak di mana mana
    Masakan Jawa atau Sunda
    Randang Jariang yang belum ada

    Selera Jawa lain lagi
    Bumbu pecel enak sekali
    Boleh dibawa sampai sepanci
    Untuk makanan ketika berhaji

    Masakan Jawa seperti Serundeng
    Daging dan kelapa yang digoreng
    Bisa disimpan dalam kaleng
    Kalau dibawa cukup enteng

    XVII. Masalah Kesehatan dan Rokok


    Kalau awak darah tinggi
    Makanan dijaga hati hati
    Jangan biarkan menaikkan tensi
    Bisa stroke hingga mati

    Agar tak cepat masuk kubur
    Menu makanan perlu diatur
    Kurangi daging, tambahi sayur
    Banyak istirahat cukupi tidur

    Ketika bersujud sangat susah
    Kening tak sampai mencium sajadah
    Lemak di perut sumber masalah
    Duduk berdiri terasa lemah

    Bukannya nabi hendak melarang
    Berhenti makan sebelum kenyang
    Peringatan penting untuk orang
    Tubuh gemuk, penyakit diundang

    Kalau mengikuti sunah nabi
    Perlu perhatikan asupan gizi
    Lingkaran pinggang adalah indikasi
    Jangan melebihi 90 senti

    Standar kesehatan untuk manusia
    Bisa ditampilkan berbentuk angka
    Sebelum berhaji boleh diperiksa
    Silakan diukur lalu dibaca

    Kriteria diagnosis telah ditetapkan oleh IDF tahun 2005.

    Lingkar pinggang Laki-laki tidak melebihi 90 cm.
    Lingkar pinggang Perempuan tidak melebihi 80 cm.
    Trigliserida: 150 mg/dl
    Kolesterol: HDL < 40 mg/dl (pria), < 50 mg/dl (wanita)
    Tekanan darah: 130/85 mmHg
    Glukosa darah saat puasa: > 100 mg/dl.

    Ada aturan berlaku di Jepang
    Untuk kesehatan semua orang
    Pria, wanita ataupun Bujang
    Harus diukur lingkaran pinggang

    Orang Jepang langka berjanggut
    Masalah bulu jarang disebut
    Tiada khilafiah masalah rambut
    Lebih utama ukuran perut

    Mengisap rokok hukumnya makruh
    Dokter ingatkan merusak tubuh
    Agar diniatkan sungguh sungguh
    Saat berhaji janganlah disentuh

    Untuk orang yang paham hakekat
    Ketika berhaji momennya tepat
    Bersungguh sungguh disertai niat
    Meninggalkan rokok adalah ibadat

    XVIII. Tersesat di Mesjid Haram

    Supaya jamaah tidak tersesat
    Jam Gadang bisa dilihat
    Dari Timur ataupun Barat
    Alamat pondok juga dicatat

    Seandainya terpisah laki dan bini
    Ada tempat untuk menanti
    Penunjuk arah semua lokasi
    Jam Gadang yang sangat tinggi

    Kalau tersesat karena lupa
    Pintu mesjid semuanya sama
    Jam Gadang dipakai penanda
    Buatlah janji bertemu di sana

    Meskipun hari masih siang
    Terkadang jamaah tak bisa pulang
    Lalu diumumkan orang hilang
    Foto ditempel di tiang tiang

    Karena lalai lupa mencatat
    Lokasi penginapan tidak ingat
    Padahal pemondokan sangat dekat
    Disebut jemaah sedang tersesat

    Sesat di jalan sering terjadi
    Kalau pergi sendiri-sendiri
    Tak ada kawan ikut mendampingi
    Bisa lupa arah kembali

    Terkadang di penginapan berputar-putar
    Ketika lupa pintu kamar
    Ucapkan ampun, kalimat istigfar
    Untuk mencegah sesat-kesasar

    Ambillah hikmah petuah kuno
    Berlayar dengan Nangkodo
    Berjalan dengan nan Tuo

    Waktu berhaji carilah konco

    XIX. Kantong plastik untuk menyimpan sandal saat beribadah di mesjid

    Dari sore sampai pagi
    Mesjid Haram maupun Nabawi
    Tak pernah lengang ataupun sepi
    oleh penziarah jemaah Haji

    Mesjid besar luar biasa
    Luas 10 kali lapangan bola
    Kebersihan lantai wajib dijaga
    Harus bersih tidak bernoda

    Saat memasuki mesjid luas
    Ketika sampai di garis pembatas
    Kalau jemaah hendak melintas
    Alas kaki wajib dilepas

    Sering bertumpuk di depan pintu
    Entah sandal ataupun sepatu
    Jumlahnya banyak puluhan ribu
    Oleh petugas sering disapu

    Selesai ibadah sholat sembahyang
    Ketika bersiap hendak pulang
    Sepatu dan sandal telah hilang
    Kini berjalan kaki telanjang

    Perlu disiapkan lebih awal
    Untuk keamanan sepatu dan sandal
    Dengan tertib serta halal
    Saat beribadah lebih afdhal

    Karena tempatnya sangat sempit
    Sandal ataupun sepatu kulit
    Boleh ditenteng dalam mesjid
    atau dibawa dengan dikepit

    Seperti orang membawa Keripik
    Diberi bungkus agak menarik
    Di dalam kantong tas plastik
    Dapat dibawa hilir mudik

    Kalau ada tempat yang longgar
    Bisa duduk sambil bersandar
    Sepatu disimpan di bawah tikar
    lalu berzikir mengucap istigfar

    XX. Petugas pelayan jamaah haji



    Ini pemuda suku Rohingya
    Negara asalnya bernama Birma
    Lahir di negara Saudi Arabia
    Ibu bapaknya mengungsi ke sana

    Orang Rohingya pergi mengungsi
    Diusir penguasa yang kejam sekali
    Mengaku Budha hanya teori
    Kepada Muslim mereka benci

    Petugas haji orang Indonesia
    PNS ditugaskan pergi ke sana
    Mengurus jamaah ibarat saudara
    Bimbingan diberikan walau tak diminta

    Atas biaya Dinas disingkat Abidin
    Ongkos gratis, fasilitas dijamin
    Karena bertugas sebagai pemimpin
    Mengurus jamaah haruslah rajin

    Petugas haji ataupun kesehatan
    Sangat membantu dalam perjalanan
    Sering pula mengangkut beban
    Ketika jamaah tak sehat badan

    Ajaran Islam tolong menolong
    Tua uzur perlu digendong
    Dinaikkan tandu lalu digotong
    Atau dicarikan kursi dorong

    Pegawai Negeri pelayan haji
    Kalau ikhlas sepenuh hati
    Mendapat pahala Allahu Robbi
    Ditambah bonus berupa gaji

    Takut kepada Maha Atas
    Tiada pegawai melalaikan tugas
    Walau atasan tidak mengawas
    Semua pembimbing bekerja keras

    Perjalan haji sangatlah jauh
    Kepada pemimpin haruslah patuh
    Semua petunjuk dikerjakan sungguh
    Tinggalkan debat, jangan mengeluh

    XXI. Adat selingkar Haji

    Jauh datang dari lima benua
    Bermacam suku berbeda bangsa
    Orang kota ataupun desa
    Karena muslim jadi saudara

    Ambil hikmah waktu berhaji
    Orang berharap ridho Ilahi
    Tiada alasan saling membenci
    Walau Syiah ataupun Sunni

    Ketika tawaf keliling kakbah
    Saat wukuf di padang Arafah
    serta mabit di Muzdalifah
    Haram hukumnya berpecah belah

    Adat kebiasaan bermacam macam
    Tak perlu diusik saling dikecam
    Kepala licin bak pualam
    Janggut panjang, lebat dan hitam

    Tumbuh di dagu seperti bergayut
    Ada yang keriting, ada yang kusut
    Orang menyebutnya sebagai janggut
    Secara umum disebut rambut


    Inilah fatwa Ahli Medis
    Telah terbukti secara klinis
    Telah diseminarkan dalam majelis
    Telah didokumentasikan secara tertulis

    Jangan dibiarkan ketombe berkembang
    Di pangkal rambut bulu yang panjang
    Sumber penyakit, kuman bersarang
    Sebaiknya dicukur, dibuang hilang

    Khusus kepala bapak bapak
    Ada yang digundul sampai botak
    Tiada lagi rambut yang tampak
    Kulitnya licin seperti disamak

    Rambut di kepala jadi kebanggaan
    Meskipun putih penuh ubanan
    Terkadang dipamerkan jadi iklan
    Bak mahkota lambang kekuasaan

    Juga terlihat sangat kerap
    Laksana prajurit sedang bersiap
    Badan tegak posisi tetap
    Ketika sholat tak bersedekap

    Jangan dikritik secara sinis
    Saat berbeda tafsir hadis
    Ibarat memilah perawan dan gadis
    Kedua manusia tampak manis

    Gadis dan perawan tidak berbeda
    Hanya sebutan yang tak sama
    Ketika ego yang mengemuka
    Kepentingan kelompok muncul pertama


    Ada contoh yang mungkin penting
    Saat diri jalan keliling
    Lalu dipotret seekor Anjing
    Binatang lucu seperti Kucing

    Ini pesan bukannya rumor
    Ketika berwuduk jangan teledor
    Liur Anjing pasti kotor
    Pendapat diakui para doktor

    Dalam kisah pernah diceritakan
    Wanita nakal memberi minuman
    Kepada Anjing sedang kehausan
    Ibadah besar di hadapan Tuhan

    Walau bukan petunjuk suruh
    Tidak perlu Anjing dibunuh
    Binatang pembantu yang sangat patuh
    Melindungi manusia terhadap musuh

    Banyak burung di sekitar Kakbah
    Diberi makan oleh jamaah
    Menurut ustaz ketika ceramah
    Menyayangi hewan adalah ibadah

    Burung Merpati pernah berjasa
    Melindungi nabi dari bahaya
    Membuat sarang di mulut gua
    Kafir Quraisy jadi kecewa

    XXII. Bertukar cenderamata sesama saudara Muslim

    Orang Islam dari bermacam negeri
    Semuanya datang, niat berhaji
    Kota Mekkah tak pernah sepi
    Ketika sore, maupun pagi

    Bermacam bangsa saling bertemu
    Berbagai etnis, beragam suku
    Bermata hitam atau biru
    Bertegur sapa pebila perlu

    Menunggu azan sebelum sembahyang
    Banyak kesempatan waktu terluang
    Boleh digunakan berbincang-bincang
    Karena halal, tidak terlarang

    Setelah salam berjabat tangan
    Tiada malu ataupun sungkan
    Bahasa isyarat sering digunakan
    Berbagi cerita kampung halaman

    Tiba waktu akan berpisah
    Sesudah sholat sembahyang berjamaah
    Ada yang saling bertukar kopiah
    Ibarat saudara memberi hadiah

    Untuk hadiah sesama Haji
    Peci Hitam sangat disenangi
    Siapkan di rumah 10 biji
    Ketika di Mekkah baru dibagi

    Benda lain tanda persahabatan
    Bisa berbentuk bahan makanan
    Seperti Kalamai beras Ketan
    Cuma langsung habis dimakan

    XXIII. Ziarah dan kota Madinah

    Ketika berada di kota Mekkah
    Dijumpai banyak bukti sejarah
    Tempat nabi mulai berdakwah
    Boleh dikunjungi sambil ziarah

    Menurut catatan hadis di buku
    Di gua Hira pertama wahyu
    Letaknya di puncak bukit berbatu
    Banyak jamaah datang ke situ

    Nabi sembunyi di bukit Tsur
    Di mulut gua burung bertelur
    Rasul istirahat sambil tertidur
    Kafir Quraish menjadi mundur

    Jemaah haji kalau wafat
    Wajib dikubur sesuai syariat
    Kuburan Baqi bisa dilihat
    Boleh dikunjungi setiap saat

    Walaupun Raja atau Presiden
    Makamnya dibuat tidak permanen
    Hanya sedikit tutup semen
    Haram diberi hiasan ornamen

    Oleh kapir atau kapitalis
    Pekuburan mayat lahan bisnis
    Seperti wisata objek turis
    Diberi fasilitas berbagai jenis

    Kadang dilakukan orang awam
    Kuburan tak sesuai cara Islam
    Pakai ornamen macam macam
    Diberi hiasan batu pualam

    Pergi ke Mekkah bukannya turis
    Atau shoping bersama artis
    Belanja barang beragam jenis
    Menguras uang sampai habis

    XXIV. Kejadian kejadian ghaib di tanah suci

    Kawan penulis tetangga RT
    Bernama H. Sudibyo, Ir. MMT
    Sebelum maghrib di suatu sore
    Kami mengobrol sambil makan kue

    Tentang hikmah menjalani haji
    Peristiwa misteri yang dialami
    Oleh beliau di tanah suci
    Masih membekas sampai kini

    Jangan ditiru kebiasaan Kafir
    Makan bersisa terbuang mubazir
    Walau hanya nasi sebutir
    Wajib disantap sampai akhir

    Mungkin Allah memberi peringatan
    Terhadap Sudibyo menyisakan makanan
    Didatangi jamaah baru berkenalan
    Meminta sisa untuk dimakan

    Peminta menolak dengan tegas
    Diberi uang merasa tak pantas
    Sambil melihatkan Dinar Emas
    Nilainya besar tidak terbatas

    Entah manusia, entah malaikat
    Dibyo kaget bicara tercekat
    Kenalan baru raib tak terlihat
    Kerja mubazir membawa akibat

    19 Mei 2012
    H. si Am Dt. Soda

    Kalau Dunsanak setuju dengan artikel kisah berhaji ini, tolong di Like & Send atau di Tweet
    dan apabila tidak sependapat, silakan hubungi penulis untuk kita diskusikan




    Link dengan situs-situs Dialektika, Logika dan Sistematika serta Toko Buku.
    nan AMPEK I ||   anggt. DPR-DPRD ||   Syair Berhaji ||   RASO-PARESO ||   Kisah PRRI ||   PITARUAH AYAH ||
    Situs komunitas nagari.org mulai dibangun th. 2002, 2003 BPNK, 2005-v2, 2007-v3. All Right Reserved, Contact and Info : info@nagari.or.id
    This site support for MSIE 5.5+, Flash 5+, JavaScript, 800 x 600 px